Kapasitor Elektrolit DC: Penyelaman yang Dalam
Kapasitor elektrolit DC adalah jenis kapasitor terpolarisasi yang menggunakan elektrolit untuk mencapai kapasitansi yang jauh lebih tinggi daripada jenis kapasitor lainnya. Kapasitor ini biasanya digunakan dalam sirkuit elektronik untuk penyaringan, pemisahan, dan penyimpanan energi.
Cara Kerja Kapasitor Elektrolit DC:
- Konstruksi Terpolarisasi: Anoda (pelat positif) terbuat dari logam yang membentuk lapisan oksida isolasi melalui anodisasi. Lapisan oksida ini bertindak sebagai dielektrik kapasitor.
- Elektrolit: Elektrolit cair atau gel, biasanya mengandung konsentrasi ion yang tinggi, menutupi lapisan oksida dan berfungsi sebagai katoda (pelat negatif).
- Kapasitansi Tinggi: Lapisan dielektrik yang tipis dan luas permukaan anoda yang besar berkontribusi pada nilai kapasitansi yang tinggi pada kapasitor elektrolit.
Karakteristik Utama:
- Polarisasi: Kapasitor elektrolit adalah komponen terpolarisasi, yang berarti harus dihubungkan dalam rangkaian dengan terminal positif ke potensi yang lebih tinggi daripada terminal negatif.
- Kapasitansi Besar: Kapasitor ini menawarkan nilai kapasitansi yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan jenis kapasitor lainnya, sehingga cocok untuk aplikasi yang membutuhkan penyimpanan energi yang besar.
- Arus Bocor Tinggi: Kapasitor elektrolit biasanya memiliki arus bocor yang lebih tinggi dibandingkan dengan jenis lainnya, yang dapat mempengaruhi kinerja sirkuit dalam beberapa kasus.
- Terbatas Seumur Hidup: Elektrolit dapat mengering seiring waktu, yang menyebabkan penurunan kapasitansi dan peningkatan arus bocor. Hal ini membatasi masa pakai kapasitor elektrolit.
Aplikasi Umum:
- Catu Daya: Menyaring dan menghaluskan catu daya DC.
- Penguat Audio: Penggabungan antar tahap amplifier.
- Penggerak Motor: Penyimpanan energi di sirkuit sambungan DC.
- Sirkuit Flash: Menyimpan energi untuk lampu kilat.
Jenis-jenis Kapasitor Elektrolit DC:
- Kapasitor Elektrolit Aluminium: Jenis yang paling umum, menawarkan berbagai nilai kapasitansi dan peringkat tegangan.
- Kapasitor Elektrolit Tantalum: Dikenal dengan arus bocor yang rendah dan stabilitas yang tinggi, tetapi biasanya lebih mahal daripada kapasitor elektrolit aluminium.
- Kapasitor Elektrolit Niobium: Tipe yang lebih baru dengan karakteristik performa yang lebih baik, termasuk ESR yang lebih rendah dan kemampuan arus riak yang lebih tinggi.
Ulasan
Belum ada ulasan.